Thursday, May 19, 2016

PUISI PAHLAWAN

DARAHMU NYAWAKU
Oleh Dina Qisthina 

(Ayah, Mama, Nenek, Kakek)

Ketika itu… 

Goresan kepedihan mengiris kehidupanmu 
Mereka seolah menyayat jiwa dan ragamu 
Merampas kebahagiaan hakiki 
Membinasakan cahaya negeri 

Angin berhembus memancing semangatmu 
Bunyi guntur menegaskan jati dirimu 
Mentari menyinari hati dan sanubari 
Mulai berlari membunuh kesakitan ini 

Tetes darah tercurah bercampur peluh 
Demi sebuah titik cerah untuk menggenggam Bumi Pertiwi 
Merebut seluruh harta rampasan yang telah mereka curi 
Berjuang hanya untuk merdeka atau mati 

Saat ini… 
Hanya tersisa nama indahmu 
Tersimpan dalam rongga-rongga nyawaku 
Merasuki setiap nadi dalam tubuhku 
Hidup dalam semangatku 
...

Inilah Kami Sang Ibu Pertiwi

Followers